Contoh Dilema, Paradox, dan Skizofrenia


Dilema:
..terkait dengan Pasal 103 yang berbunyi petani yang mengalihfungsikan lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian sebagaimana dimaksud dalam pasal 63 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.
..UU yang akan berlaku di seluruh Indonesia bisa mengancam petani karena mengalihfungsikan lahan yakni tidak bercocok tanam akan ikut di penjara.

Analisis: Dilematis pemerintah dalam menetapkan UU yang di satu sisi mencegah meningkatnya alihfungsi lahan pertanian secara bebas, namun disisi yang lain dengan penetapan UU tersebut petani yang tidak bercocok tanam juga akan terkena pidana.

Paradox:
Hadirnya UU PKDRT, ternyata masih banyak perempuan tidak berani melaporkan kekerasan yang dialami. Ironisnya seperti disebut Ratna Batara, yang dilaporkan pun tidak mendapat penyelesaian yang memuaskan.

Analisis: Dimana paradox yang terjadi pada kasus perempuan korban KDRT, posisinya bagi mereka yang takut melaporkan dan bagi mereka yang melaporkan KDRT ternyata sama-sama terugikan. Dengan tidak melaporkannya maka kemungkinan besar mereka tidak terlindungi, namun dengan melaporkan pun ternyata kasus mereka tidak terselesaikan.

Skizofrenia:
Febri menceritakan mimpinya menjadi pemain bola. "Saya mau jadi kayak Bambang Pamungkas, saya mau jadi pesepak bola dulu," ucapnya mantap.
Tetapi dia tidak menduga, akibat salah pergaulan, dia jadi gelap mata. Dengan sebilah parang merah, banyak korban yang terluka karenanya.


Analisis: Kasus diatas menceritakan seseorang yang bercita-cita menjadi salah satu atlet sepak bola namun tidak tercapai karena salah pergaulan. Karena tumbuh di pergaulan yang menyimpang, ketidakberhasilan menyebabkan sifat orang tersebut menyimpang dari kaidah moral. Dampaknya orang itu menjadi patologis di masyarakat, dimana dia terlibat kriminalitas yang melanggar aturan serta merugikan orang lain.
• • •

0 comment:

Posting Komentar

Kindly write your comment