Contoh Pidato Ujian Akhir SMA

Tema  : Melestarikan budaya sebagai sarana mewujudkan jati diri

BUDAYA DAN ZAMAN
Assalamu`alaikum wr.wb.
Yang terhormat ibu guru Bahasa Indonesia dan hadirin yang berbahagia.
Pertama-tama marilah puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul pada kesempatan kali ini dengan keadaan sehat wal`afiat. Pada kesempatan kali ini saya akan membawakan pidato berjudul “Budaya dan Zaman” sebagai materi ujian praktek Bahasa Indonesia.
Hadirin yang berbahagia, telah lama kita tahu bahwa di jaman sekarang ini jumlah remaja yang memedulikan kebudayaan sendiri lebih sedikit daripada yang melupakannya. Hal tersebut dikarenakan menurut remaja sekarang, kebudayaan negeri adalah suatu hal yang ketinggalan jaman dan tidak sesuai dengan budaya globalisasi. Padahal hal itu menyebabkan lunturnya rasa cinta negeri sendiri serta hilangnya jati diri sebagai remaja Indonesia.
Hadirin sekalian, bukan sebuah kesulitan bagi remaja Indonesia yang ingin tetap melestarikan budaya sendiri, tapi lebih pada peran lingkungannya yang tidak mendukung. Kebiasaan mereka yang lebih mengelu-elukan budaya luar yang baru menduduki negeri ini ternyata berdampak mendalam. Budaya globalisasi yang ternyata lebih mudah membaur tersebut telah mendominasi kebudayaan negeri sendiri. Karena itulah ternyata kebudaan kita sendiri tidak dapat dilestarikan dan terancam punah.
Hadirin yang berbahagia, sebagai bangsa yang baik hendaknya mengajak setiap lapisan masyarakat di negeri kita untuk jangan lalai, jangan sampai melupakan budaya sendiri. Karena perlu kita tahu jika sebenarnya budaya negeri kita ini adalah budaya yang dihormati bangsa lain, tetapi mengapa kita sebagai bangsa sendiri malah tidak bisa menghormatinya. Hanya karena budaya kita tidak sesuai di jaman sekarang, tidak lantas kita malah membuangnya begitu saja. Alangkah begitu baik jikalau kita dapat membawa budaya sendiri ke era globalisasi. Karena mau tidak mau, budaya kita adalah cerminan bangsa. Budaya kita adalah jati diri yang seharusnya tidak mudah dirampas oleh budaya budaya yang  lain sehingga kita tidak mempunyai apa yang dinamakan sebagai jati diri.
Para hadirin yang saya hormati, oleh karena itu, marilah kita tanamkan jati diri kepada bangsa sendiri dengan menumbuhkan cinta budaya bangsa, sebagai wujud cinta kita terhadap Indonesia. Cukup sekian dari saya, ada kurang lebihnya saya mohon maaf.
Wassalamu`alaikum wr.wb
• • •

0 comment:

Posting Komentar

Kindly write your comment